Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika http://abdiformatika.org/index.php/home <p><strong>Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika</strong> (E-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210509382296036" target="_blank" rel="noopener"><strong>2777-0672</strong></a>) merupakan jurnal hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dibidang Teknologi, Science, dan Informatika dengan persyaratan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika diterbitkan dalam versi online dengan jadwal publikasi pada bulan Mei dan November setiap tahunnya.</p> <p><strong>Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika</strong> mencakup pengembangan dan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bentuk model, konsep dan atau implementasi yang diterapkan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah yang menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.</p> Indonesian Scientific Journal en-US Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika 2777-0672 Digital Marketing Untuk Peningkatan Promosi dan Pemasaran Produk Kembang Rampai Serta Perbaikan Manajemen Keuangan http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/154 <p>Kembang Rampai adalah aneka ragam bunga &amp; pandan arum yang ditempatkan di tengah - tengah canang sari sebagai lambang dari kehidupan ini yang penuh dengan perbedaan. Kembang rampai dalam canang sari; cara membuat dan makna filosofisnya menurut Hindu Dharma sebagaimana disebutkan kembang rampai ini memiliki dua arti yang terdiri dari kembang berarti bunga dan rampai berarti beraneka ragam atau bermacam-macam. Ibu Ni Komang Sulasmi adalah salah satu IKM kembang rampai yang terdapat di kecamatan Sideman, Karangasem. Ibu Ni Komang Sulasmi memulai usaha kembang rampainya pada tahun 2000 sampai saat ini. Dalam satu hari ibu Ni Komang Sulasmi dapat melakukan proses pemotongan daun pandan untuk dijadikan kembang rampai sebanyak 4 ikat besar. Dari hasil wawancara pemilik IKM yakni ibu Ni Komang Sulasmi untuk pemesanan kembang rampai saat ini dilakukan dengan cara menjual kembang rampai pada para pedagang canang, pemesanan secara langsung dari konsumen yang membutuhkan dan <em>door to door. </em>Selain itu untuk media promosi seperti sosial media juga IKM kembang rampai ini masih belum ada dan belum memanfaatkan digital marketing. Hal inilah yang menjadi permasalahan di IKM kembang rampai. Sehingga produksi dari kembang rampai tidak dapat meluas ke berbagai daerah,hanya mencakup daerah Sidemen saja. Selain permasalahan digital marketing, permasalahan berikutnya adalah tidak adanya pencatatan manajemen keuangan, menurut pemilik IKM ini untuk pencatatan keuangan sulit dilakukan dikarenakan saat menerima pembayaran dari konsumen pemilik langsung membelanjakan uang tersebut untuk kebutuhan lainnya. Dari permasalahan utama tersebut diberikan solusi pada kegiatan pengabdian ini yaitu pelatihan pemanfaatan digital marketing untuk memperkenalkan usaha pada masyarakat luas dan pelatihan pengelolaan keuangan. Indikator capaian adalah mampu memperkenalkan usaha mitra kepada masyarakat luas sehingga dapat meningkatkan jumlah <em>customer</em> 50% dari sebelum pelatihan. Mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mitra dalam pengelolaan keuangan hingga 50%.</p> Ni Komang Sri Julyantari I Gst Agung Vony Purnama Komang Budiarta Putu Riska Yunita Srinandari Copyright (c) 2022 Ni Komang Sri Julyantari, I Gst Agung Vony Purnama, Komang Budiarta, Putu Riska Yunita Srinandari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 40 48 10.25008/abdiformatika.v2i2.154 Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada UMKM Desa Lengkong Bandung http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/161 <p>Smart Village di Desa Lengkong merupakan upaya terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah mulai di level paling bawah yaitu desa. Salah satu sub-program dari upaya ini adalah digitalisasi aktivitas usaha melalui peningkatan kompetensi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menuju online commerce di wilayah Desa Lengkong. Persaingan usaha saat ini membutuhkan keterampilan baik dalam pemasaran produk, manajemen usaha, pengemasan produk yang menarik, pelayanan yang terbaik sehingga membuat konsumen setia melakukan transaksi kembali. Kegiatan ini merupakan usulan tahap pertama dari total tiga tahap dalam upaya pembangunan kapabilitas digital pemangku kepentingan di Desa Lengkong melalui akuisisi sumber daya TI dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen teknologi informasi di level desa. Secara umum, pada tahap pertama ini telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Desa Lengkong, dan dirumuskan solusi awal berupa peningkatan kompetensi perempuan pelaku UMKM di wilayah Desa Lengkong. Pemberdayaan perempuan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan karena perempuan merupakan pilar penting dalam masyarakat desa secara umum dan keluarga secara khusus. Perempuan yang maju akan menginspirasi keluarga dan masyarakat desa untuk turut maju. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk workshop Fotografi Produk dan workshop pengelolaan Online Shop UMKM di marketplace yang sudah tersedia.</p> Suryatiningsih Suryatiningsih Luthfi Ramadani Aprianti Putri Sujana Yahdi Siradj Sari Dewi Budiwati Ahmad Almaarif Copyright (c) 2022 Ahmad Almaarif, Suryatiningsih, Luthfi Ramadani, Aprianti Putri Sujana, Yahdi Siradj, Sari Dewi Budiwati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 49 53 10.25008/abdiformatika.v2i2.161 Pembelajaran dan Pengenalan Aplikasi Zoom Bagi Guru Pengajar SDLB Karang Rejo Kab. Madiun Pada Masa Pandemi Covid 19 http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/158 <p>Masa Pandemi Covid 19 pada kegiatan pembelajaran disekolah&nbsp; dilakukan secara daring untuk mengurangi penularan, hal tersebut dibutuhkan suatu cara dalam menyampaikan materi untuk kegiatan kegitatan disekolah khususnya para pengajar pada SDLB Karangrejo Kab. Madiun. Pembelajaran daring&nbsp; dapat diterapkan agar efektif dan efisien, Aplikasi Zoom merupakan suatu aplikasi yang&nbsp; perlu dipergunakan terutama bagi para guru&nbsp; untuk meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan pembelajaran jarak jauh. Dalam pelatihan ini diharapkan guru&nbsp; mengikuti program ini dapat memanfaatkannnya dalam proses pembelajaran di tengah pandemi covid 19 di SDLB Karangrejo. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dengan menggunakan pelatihan bagaimana cara memulai pembelajaran dengan aplikasi zoom. Teknis dalam pelatihan ini dengan memberikan pendampingan kepada para guru dari mulai awal membuka aplikasi sampai bisa membuat jadwal pada aplikasi zoom sampai dapat mengoperasikan. Hasil dari pengabdian &nbsp;ini para guru lebih mampu menggunakan aplikasi Zoom dengan peralihan peran yang dulunya hanya mampu sebagai partisipan setelah mengikuti program pengabdian&nbsp; ini para guru &nbsp;sudah mampu menjadi operator.</p> Fatim Nugrahanti Sekreningsih Nita Eka Resty Novieta Sari Kelik Sussolaikah Copyright (c) 2022 Fatim Nugrahanti, Sekreningsih Nita, Eka Resty Novieta Sari, Kelik Sussolaikah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 54 59 10.25008/abdiformatika.v2i2.158 Animasi 2 Dimensi Frame by Frame untuk Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19 kepada Masyarakat http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/166 <p>Perkembangan virus Covid-19 mengalami pengurangan namun diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang semakin menurun. Karena itu semakin banyaknya penyampaian informasi tentang protokol kesehatan Covid-19 maka akan semakin baik. Kegiatan ini akan membuat sebuah animasi 2 dimensi iklan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 menggunakan teknik <em>frame by frame</em>, untuk menginformasikan dan mengingatkan bahwa Covid-19 masih ada dan perlunya tetap waspada serta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 (3M). Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu Pra produksi, produksi dan pasca produksi. Pra produksi antara lain: pengumpulan data, analisa data, konsep cerita, <em>script</em>,dan <em>storyboard</em>. Produksi: <em>layout, animating, dubbing, sound effect</em> dan <em>music</em>, <em>compositing</em>. Pasca produksi: <em>editing, rendering, </em>dan<em> publishing</em>. Kegiatan ini menghasilkan sebuah animasi 2 dimensi yang menggambarkan tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang dapat bermanfaat sebagai informasi, pengingat dan edukasi bagi masyarakat.</p> Marisa Handayani Abdullah Abdullah Dwi Yuli Prasetyo Copyright (c) 2022 Marisa Handayani, Abdullah Abdullah, Dwi Yuli Prasetyo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 60 71 10.25008/abdiformatika.v2i2.166 Menumbuhkan Minat Anak-Anak dalam Belajar Koding dengan Menggunakan Aplikasi Scratch http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/151 <p>Memahami logika program komputer dapat dilakukan sejak dini pada usia anak-anak. Proses menumbuhkan minat anak-anak untuk belajar program komputer dapat menggunakan aplikasi yang sederhana dan dengan mengembangkan logika program komputer dalam permainan game. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini diantaranya bagaimana memberikan pengetahuan program komputer pada anak-anak yang masih menempuh sekolah dasar, memberikan pemahaman cara bekerja suatu program dan mengimplementasikan program komputer dalam bentuk permainan game. Metode pelaksanaan diawali dengan wawancara dengan PAMS (Lembaga Pendidikan Anak Masjid Syuhada Yogyakarta) sebagai mitra. Wawancara ini untuk mengetahui minat dan pemahaman peserta yang akan mengikuti pelatihan dan menentukan aplikasi yang cocok belajar program komputer terutama bagi anak-anak. Pemilihan aplikasi yang digunakan adalah dengan menggunakan Scratch. Aplikasi ini dipilih, karena penggunaan Scratch dalam belajar program komputer tidak perlu membuat program komputer dengan mengetikkan perintah. Proses program komputer dilakukan dengan menggunakan blok, semua perintah yang digunakan sudah dikemas dalam blok-blok. Program komputer yang dibuat disusun berdasarkan blok – blok yang mempunyai arti dan fungsi serta dapat dijalankan. Penggunaan blok mirip dengan permainan lego dan hal ini tentunya sesuai dengan karakter anak yang senang dengan permainan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, peserta dapat memahami logika program komputer, penggunaan logika keputusan dan logika perulangan. Anak-anak mampu membuat logika program komputer membuat game klik ikan di aquarium, menangkap bola salju, menghindari telur yang menggelinding dan menangkap buah apel yang jatuh.</p> Muhammad Sholeh I Wayan Julianta Pradnyana Izza Wildan Ridhoni Copyright (c) 2022 Muhammad Sholeh, I Wayan Julianta Pradnyana, Izza Wildan Ridhoni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 72 79 10.25008/abdiformatika.v2i2.151 Peningkatan Kemampuan Editing Video Untuk Promosi UMKM Kampung Jawi Sukorejo Semarang http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/164 <p>UMKM Kampung Jawi merupakan salah satu organisasi para pelaku UMKM yang berada di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. UMKM ini merupakan tempat kuliner tradisional, pertunjukan seni tradisional dan persewaan tempat untuk pernikahan. Di dalam usahanya untuk mempromosikan obyek wisata UMKM tersebut, para pelaku UMKM memiliki kendala yaitu keterbatasan kemampuan membuat media promosi yang kreatif, menarik dan tepat sasaran bagi konsumen. Promosi melalui video merupakan cara yang paling efektif sehingga konsumen dapat melihat sekaligus menikmati produk (secara virtual dalam imajinasi) atau jasa yang dijual oleh pelaku UMKM. Hal terpenting yang perlu ditingkatkan di dalam pembuatan video adalah bagaimana melakukan editing video promosi yang akan meninggalkan brand image atau persepsi bagi para konsumen yang melihat video tersebut. Kegiatan pelatihan PkM ini dilakukan menggunakan metode: ceramah dan praktek. Hasil evaluasi diperoleh dari hasil pre-test dan post-test yang dilakukan para peserta PkM. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan hasil: sebelum kegiatan PkM pemahaman peserta 35% dan setelah kegiatan PkM pemahaman perserta meningkat menjadi 83%. Terdapat peningkatan secara signifikan pada peserta PkM dalam memahami materi pelatihan yang diberikan pada saat PkM tersebut.</p> Dinar Anggit Wicaksana Siti Asmiatun Titin Winarti Copyright (c) 2022 Dinar Anggit Wicaksana, Siti Asmiatun, Titin Winarti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 80 86 10.25008/abdiformatika.v2i2.164 Pelatihan Penggunaan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/171 <p>Perkembangan sistem informasi dan teknologi saat ini dapat mempengaruhi dunia pendidikan. Guru dituntut memiliki kemampuan yang cukup untuk mengikuti perkembangan teknologi. Salah satu dampak positif teknologi sebagai penunjang pendidikan adalah penggunaan media <em>e-learning</em> berbasis <em>Google Classroom</em> sebagai media pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi <em>Google Classroom</em> sebagai media pembelajaran jarak jauh. Salah satu solusi dalam pembelajaran jarak jauh adalah dengan menggunakan <em>Google Classroom</em> sebagai media yang memudahkan guru dan siswa untuk melakukan proses pembelajaran di rumah. Penggunaan <em>Google Classroom</em> saat ini sangat efisien dan efektif, yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Guru dapat memberikan materi online berupa teks, gambar, audio, dan video kepada siswa. Mitra yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah para guru di SMK Lowis Sakti. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan telah memahami langkah-langkah dan cara penggunaan aplikasi <em>Google Classroom</em>.</p> Masbullah Masbullah Saifurruhaidi Saifurruhaidi Copyright (c) 2022 Masbullah Masbullah, Saifurruhaidi Saifurruhaidi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 87 91 10.25008/abdiformatika.v2i2.171 Peningkatan Literasi Digital untuk Mencegah Penyebaran Hoax bagi Guru SDN Teruman Bantul http://abdiformatika.org/index.php/home/article/view/168 <p>Penggunaan internet dan media sosial telah merata pada berbagai level, termasuk guru dan murid sekolah dasar. Namun di samping manfaat internet dan media sosial untuk mendukung pembelajaran, masalah yang muncul dari penggunaan media tersebut adalah adanya penyebaran hoax yang mengancam para pengguna. Untuk itu peningkatan literasi digital bagi guru sangat penting untuk mengenal hoax dan menangkal penyebarannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan literasi digital para guru dalam rangka menangkal berita hoax. Sasaran dari kegiatan ini adalah para guru Sekolah Dasar Teruman Kresen Bantul. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pendampingan pengenalan berbagai jenis hoax di media sosial dan bagaimana mendeteksi dan mengatasinya. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan kuesener pasca kegiatan kepada peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 86% lebih peserta merasa puas dan 90% mendapatkan tambahan pengetahuan yang berguna dalam tugasnya sebagai guru.</p> Amir Hamzah Untung Joko Basuki Copyright (c) 2022 Amir Hamzah, Untung Joko Basuki https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2022-11-04 2022-11-04 2 2 92 97 10.25008/abdiformatika.v2i2.168