Hidroponik Sebagai Strategi Penguatan Masyarakat Ekonomi Digital di Pesantren Miftahul Falah Bandung

Authors

  • Ahmad Almaarif Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Universitas Telkom
  • Riksa Belasunda Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom
  • Irfan Dwi Rahadianto Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom
  • Mohamad Tohir Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom
  • Rd. Rohmat Saedudin Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Universitas Telkom
  • Angelia Lionardi Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom
  • Nina Nursetia Ningrum Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom

DOI:

https://doi.org/10.25008/abdiformatika.v2i1.145

Keywords:

pesantren, hidroponik, ekonomi digital, masyarakat digital

Abstract

Pesantren dalam perkembangannya menjadi salah satu pilar dalam struktur pendidikan Indonesia. Tidak hanya mengajarkan pendidikan agama, pesantren juga mengajarkan pendidikan umum dan membentuk karakter santri agar siap menghadapi tantangan setelah lulus. Karena hal inilah pesantren menjadi tujuan bagi banyak orang tua sebagai tempat untuk anaknya bersekolah. Namun bencana Pandemi Covid-19 telah mengubah preferensi tersebut karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus. Hal ini berdampak pada kondisi keuangan pesantren yang kebanyakan bergantung pada iuran santri. Sebagai salah satu strategi untuk mengatasi masalah ini, hidroponik jadi alternatif solusi. Hidroponik tidak hanya membantu perekonomian pesantren, namun juga memberikan kesempatan kepada pengurus pesantren dan santri untuk terjun langsung ke dunia entrepreneur. Perkembangan dunia usaha saat ini juga memaksa pengurus dan santri untuk memperkenalkan branding produk dan pemasaran melalui digital. Berdasarkan alternatif ini, ada beberapa kegiatan yang dilakukan pada Pesantren Miftahul Falah yaitu pendampingan budidaya hidroponik, pembuatan branding serta potensi untuk pemasaran digital untuk hasil produk hidroponik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, S., & Gumelar, G. (2018). Perlindungan Privasi dan Data Pribadi Dalam Era Ekonomi Digital di Indonesia. Jurnal Vej, 4(1).

Kompas (2021). Perkembangan Sejarah Pendidikan di Indonesia. Diakses pada 14 Desember 2021, dari https://www.kompas.com/stori/read/2021/08/17/100000979/perkembangan-sejarah-pendidikan-di-indonesia?page=all

Nadzir, M. (2015). Membangun Pemberdayaan Ekonomi di Pesantren. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 37-56.

Nizar, N. I., & Sholeh, A. N. (2021). Peran Ekonomi Digital Terhadap Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi Selama Pandemi COVID-19. Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Humaniora, 4(1), 87-99.

Tolib, A. (2015). Pendidikan di pondok pesantren modern. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 60-66.

Yamali, F. R., & Putri, R. N. (2020). Dampak Covid-19 Terhadap Ekonomi Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 4(2), 384-388.

Zakaria, G. A. N. (2010). Pondok pesantren: changes and its future. Journal of Islamic and Arabic Education, 2(2), 45-52.

Downloads

Published

2022-05-30

How to Cite

Almaarif, A., Belasunda, R., Rahadianto, I. D., Tohir, M., Saedudin, R. R., Lionardi, A., & Ningrum, N. N. (2022). Hidroponik Sebagai Strategi Penguatan Masyarakat Ekonomi Digital di Pesantren Miftahul Falah Bandung. Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika, 2(1), 27–33. https://doi.org/10.25008/abdiformatika.v2i1.145